
Berapa Biaya Charging Mobil Listrik di Rumah?
Biaya charging mobil listrik di rumah umumnya sekitar Rp40.000–Rp120.000 per pengisian, tergantung kapasitas baterai, persentase baterai yang diisi, dan tarif listrik rumah.
Sebagai contoh, mobil listrik dengan baterai 50 kWh membutuhkan sekitar Rp72.000–Rp85.000 untuk pengisian teoritis dari 0% sampai 100%. Jika hanya mengisi dari 20% ke 80%, biaya energinya sekitar Rp43.000–Rp51.000.
Bagaimana Cara Menghitung Biaya Charging Mobil Listrik?
Rumus sederhananya:
Biaya charging = energi yang diisi (kWh) × tarif listrik (Rp/kWh)
Untuk periode Juli–September 2026, tarif listrik rumah tangga yang relevan antara lain:
- 1.300 VA dan 2.200 VA: Rp1.444,70/kWh
- 3.500–5.500 VA: Rp1.699,53/kWh
- 6.600 VA ke atas: Rp1.699,53/kWh
Tarif tersebut mengacu pada struktur tarif PLN/Permen ESDM No. 7 Tahun 2024. Pemerintah juga menetapkan tarif pelanggan nonsubsidi tidak mengalami kenaikan pada Triwulan III 2026.
Simulasi Biaya Charging Mobil Listrik di Rumah
Berikut estimasi jika baterai diisi secara teoritis dari 0% hingga 100%:
| Kapasitas Baterai | Rp1.444,70/kWh | Rp1.699,53/kWh |
|---|---|---|
| 30 kWh | Rp43.341 | Rp50.986 |
| 50 kWh | Rp72.235 | Rp84.977 |
| 70 kWh | Rp101.129 | Rp118.967 |
| 100 kWh | Rp144.470 | Rp169.953 |
Dalam penggunaan nyata, energi yang ditarik dari jaringan dapat sedikit lebih besar daripada energi yang masuk ke baterai karena terdapat kehilangan energi pada proses charging dan konsumsi sistem pendukung kendaraan.
Karena itu, tabel di atas sebaiknya digunakan sebagai estimasi dasar, bukan angka tagihan yang mutlak.
Apakah Charger 7,4 kW Lebih Mahal daripada 3,5 kW?
Tidak selalu.
Angka 3,5 kW atau 7,4 kW menunjukkan daya atau kecepatan charging, bukan langsung menentukan total biaya pengisian.
Misalnya baterai membutuhkan tambahan energi 40 kWh:
40 kWh × Rp1.699,53 = sekitar Rp67.981
Secara teori, baik menggunakan charger 3,5 kW maupun 7,4 kW, energi yang dibutuhkan tetap kurang lebih sama. Perbedaannya terutama terdapat pada waktu charging.
Charger 7,4 kW dapat menyelesaikan pengisian lebih cepat dibanding charger 3,5 kW apabila mobil mendukung daya tersebut.
Berapa Biaya Charging dari 20% ke 80%?
Pengisian 20–80% berarti menambahkan sekitar 60% kapasitas baterai.
Contohnya, untuk baterai 50 kWh:
50 kWh × 60% = 30 kWh
Dengan tarif Rp1.444,70/kWh:
30 × Rp1.444,70 = Rp43.341
Sedangkan pada tarif Rp1.699,53/kWh:
30 × Rp1.699,53 = Rp50.986
Jadi, charging harian tidak selalu membutuhkan biaya sebesar satu kali pengisian penuh.
Apa yang Mempengaruhi Biaya Charging?
Faktor utama adalah kapasitas baterai, tarif PLN, persentase baterai yang diisi, efisiensi proses charging, dan konsumsi energi kendaraan.
Menurut Alternative Fuels Data Center, perhitungan biaya charging pada dasarnya menggunakan konsumsi energi kendaraan dalam kWh dan harga listrik per kWh. Home charging juga menjadi metode yang umum karena kendaraan dapat diisi saat parkir di rumah.
Kesimpulan
Charging mobil listrik di rumah dapat menghabiskan sekitar Rp70.000–Rp85.000 untuk mengisi baterai 50 kWh dari 0–100%, atau sekitar Rp43.000–Rp51.000 untuk pengisian 20–80%.
Besarnya daya charger lebih banyak menentukan kecepatan charging, sementara biaya terutama ditentukan oleh jumlah energi kWh yang digunakan.
Untuk instalasi EV charger rumah di Malang dan Jawa Timur, Toko Listrik 51 melalui EV51PRO menyediakan instalasi portable charger, wall charger, panel proteksi, grounding, serta penyesuaian instalasi berdasarkan daya PLN dan kebutuhan kendaraan.
Jangan Lewatkan Artikel Ini!
- Berapa Watt Charger Mobil Listrik?
- Berapa kVA PLN untuk EV Charger?
- Apakah Rumah 2.200 VA Bisa Charging Mobil Listrik?
- EV Charger 3,5 kW vs 7,4 kW
- Berapa Lama Charging Mobil Listrik?
FAQ
Apakah charging mobil listrik setiap hari mahal?
Tidak harus. Biaya mengikuti jumlah energi yang dikembalikan ke baterai, bukan selalu kapasitas penuh baterai.
Apakah wall charger membuat tagihan lebih mahal?
Tidak secara otomatis. Wall charger berdaya lebih besar terutama mempercepat proses charging.
Berapa biaya mengisi baterai 50 kWh?
Sekitar Rp72.000–Rp85.000 secara teoritis dari 0–100%, tergantung golongan tarif rumah.
Apakah ada kehilangan energi saat charging?
Ya. Sebagian energi dapat hilang pada charger, sistem kendaraan, kabel, dan proses konversi daya.
Lebih murah charging di rumah atau charger publik?
Home charging umumnya menjadi pilihan yang relatif terjangkau dan praktis bagi pemilik EV yang memiliki akses parkir dan instalasi listrik yang memadai.
