Untuk menentukan daya listrik yang dibutuhkan untuk mobil listrik, hal utama yang perlu diperhatikan adalah daya EV charger, kapasitas listrik rumah, dan beban listrik lain yang digunakan bersamaan.

Secara sederhana, semakin besar daya charger, semakin cepat proses pengisian baterai—tetapi kebutuhan daya PLN juga semakin besar.

Rumus Dasar Menghitung Daya EV Charger

Pada instalasi 1 phase, perhitungan sederhananya:

Daya (Watt) = Tegangan (Volt) × Arus (Ampere)

Dengan tegangan rumah sekitar 220–230 V, maka:

Arus ChargerPerkiraan Daya
10 A±2,2 kW
16 A±3,5–3,7 kW
32 A±7–7,4 kW

Contohnya, EV charger dengan arus 16 A:

220 V × 16 A = 3.520 Watt

Artinya charger membutuhkan daya sekitar 3,5 kW ketika bekerja mendekati kapasitas maksimum.

Jangan Hanya Menghitung EV Charger

Misalnya rumah memiliki:

  • EV charger: 3.500 W
  • AC: 900 W
  • Kulkas: 150 W
  • Pompa air: 250 W
  • Lampu dan peralatan lainnya: 500 W

Total kebutuhan saat digunakan bersamaan:

3.500 + 900 + 150 + 250 + 500 = 5.300 Watt

Dalam kondisi seperti ini, listrik 5.500 VA dapat menjadi sangat dekat dengan batas kapasitasnya. Karena itu, sebaiknya tersedia cadangan daya agar MCB tidak mudah trip ketika beberapa peralatan menyala bersamaan.

Berapa Daya PLN yang Cocok?

Sebagai gambaran umum:

EV ChargerArusKebutuhan Listrik
Portable ±2,2 kW±10 ACocok untuk charging lambat
Portable/Wall ±3,5 kW±16 AMembutuhkan kapasitas rumah yang lebih besar
Wall Charger ±7,4 kW±32 AUmumnya memerlukan daya PLN lebih besar
Wall Charger 11 kW±16 A/fasaMembutuhkan listrik 3 phase
Wall Charger 22 kW±32 A/fasaMembutuhkan listrik 3 phase dengan kapasitas tinggi

Namun kapasitas PLN tidak sebaiknya ditentukan hanya berdasarkan angka charger. Beban rumah, panjang kabel, ukuran kabel, pembagian beban, sistem grounding, serta perangkat proteksi juga perlu diperiksa.

Contoh Sederhana

Jika Anda ingin memasang EV charger 7,4 kW, charger dapat menarik arus sekitar 32 A pada 1 phase.

Apabila rumah masih menggunakan listrik untuk AC, water heater, pompa, dan peralatan dapur, maka kapasitas listrik perlu dihitung berdasarkan EV charger + beban rumah yang mungkin menyala bersamaan.

Karena itu, pada beberapa rumah mungkin diperlukan upgrade daya PLN atau pengaturan charging agar tidak beroperasi bersamaan dengan beban besar lainnya.

Kesimpulan

Cara menghitung daya listrik untuk mobil listrik paling sederhana adalah:

Daya EV Charger + Beban Rumah Bersamaan + Cadangan Daya

Jangan memilih kapasitas listrik hanya berdasarkan daya charger. Instalasi kabel, MCB/RCBO, grounding, dan kondisi panel listrik juga harus diperiksa agar proses charging mobil listrik tetap aman, stabil, dan tidak mudah menyebabkan listrik trip.

EV51Pro powered by Toko Listrik 51 menyediakan layanan survey dan instalasi EV charger di Malang & sekitarnya, termasuk pemeriksaan daya listrik, panel proteksi, grounding, serta kebutuhan upgrade instalasi.


Jangan Lewatkan Artikel ini!