Kabel yang Dibutuhkan untuk EV Charger: Ukuran, Jenis dan Cara Memilih

Kabel untuk EV charger harus disesuaikan dengan daya charger, arus listrik, jumlah fase, panjang jalur, serta metode pemasangannya. Sebagai acuan praktis, EV charger 3,5–3,7 kW umumnya dapat menggunakan kabel tembaga 3 × 4 mm², sedangkan wall charger 7,4 kW biasanya menggunakan 3 × 6 mm². Untuk sistem 3 fase 11–22 kW dibutuhkan kabel 5 inti dengan ukuran yang disesuaikan terhadap bebannya.

Pemilihan kabel tidak boleh hanya berdasarkan daya charger karena EV charger merupakan beban listrik yang dapat bekerja dengan arus tinggi selama beberapa jam.

Kenapa Ukuran Kabel EV Charger Penting?

Ketika mobil melakukan charging, arus dapat mengalir terus-menerus dalam waktu lama. Kabel yang terlalu kecil memiliki resistansi lebih tinggi sehingga dapat meningkatkan panas dan voltage drop.

Secara sederhana, semakin besar arus dan semakin panjang jalur kabel, semakin besar penampang kabel yang mungkin dibutuhkan.

Instalasi suplai kendaraan listrik di Indonesia memiliki standar khusus melalui SNI 0225-7-722:2020 (PUIL 2020 Bagian 7-722), yang mengatur instalasi atau lokasi khusus untuk suplai kendaraan listrik.

Ukuran Kabel untuk EV Charger

Berikut acuan awal yang umum digunakan untuk instalasi rumah dengan kabel tembaga:

Daya EV ChargerSistemArus ±Rekomendasi Awal
3,5–3,7 kW1 fase16 A3 × 4 mm²
7,4 kW1 fase32 A3 × 6 mm²
11 kW3 fase16 A/fase5 × 4 mm²
22 kW3 fase32 A/fase5 × 6 mm²

Pada instalasi 1 fase, tiga konduktor digunakan untuk Line (L), Neutral (N), dan Protective Earth (PE). Pada instalasi 3 fase, biasanya digunakan L1, L2, L3, N, dan PE.

Sebagai pembanding, Schneider mencantumkan charger 3,7 kW pada 16 A dan 7,4 kW pada 32 A, sedangkan 11 kW menggunakan suplai 3 fase 16 A. Beberapa charger menerima rentang penampang kabel yang cukup lebar, sehingga ukuran final tetap harus mengikuti perhitungan instalasi.

Jenis Kabel Apa yang Digunakan?

Untuk jalur tetap di bangunan, kabel yang dipilih dapat berbeda sesuai lokasi pemasangan.

NYM dapat digunakan untuk area indoor atau jalur yang terlindungi. NYY lebih cocok ketika jalur membutuhkan perlindungan mekanis dan lingkungan yang lebih tinggi, termasuk beberapa aplikasi outdoor dengan metode pemasangan yang sesuai.

Yang terpenting bukan hanya nama kabel, tetapi material konduktor, luas penampang, kemampuan membawa arus, temperatur kerja, dan kondisi instalasinya.

Apakah Kabel 6 mm² Selalu Cukup untuk Charger 7,4 kW?

Tidak selalu.

Kabel 3 × 6 mm² merupakan titik awal yang umum untuk charger 32 A, tetapi jalur yang sangat panjang, berada di area panas, digabung dengan banyak kabel lain, atau menggunakan metode pemasangan tertentu dapat membutuhkan ukuran lebih besar.

ABB juga menekankan bahwa pemilihan kabel harus mempertimbangkan panjang kabel, temperatur, rugi-rugi, kondisi instalasi, dan regulasi lokal.

Karena itu teknisi sebaiknya menghitung kemampuan hantar arus dan voltage drop sebelum menentukan ukuran final.

Kabel Saja Tidak Cukup

Jalur EV charger sebaiknya dibuat sebagai dedicated circuit dan dilengkapi proteksi yang sesuai seperti MCB, RCCB/RCBO, sistem grounding, serta proteksi lain sesuai desain charger dan instalasi.

Baca juga: MCB, RCBO dan Proteksi EV Charger, Grounding untuk EV Charger, dan Cara Memasang EV Charger di Rumah.

FAQ

Apakah charger portable 16 A membutuhkan kabel khusus?
Untuk penggunaan tetap, jalur stop kontak charger sebaiknya memiliki circuit tersendiri dan kabel yang mampu membawa beban 16 A secara kontinu.

Apakah EV charger 7,4 kW bisa menggunakan kabel 4 mm²?
Kemungkinan teknis bergantung pada jenis kabel dan metode instalasi, tetapi untuk instalasi EV 32 A, 6 mm² sering dipilih sebagai pendekatan yang lebih konservatif.

Kapan ukuran kabel perlu diperbesar?
Terutama ketika jarak panel ke charger semakin panjang atau kondisi pemasangan menurunkan kemampuan kabel membawa arus.

Kesimpulan

Ukuran kabel EV charger tidak boleh ditentukan hanya berdasarkan watt charger. Arus, fase, panjang kabel, metode instalasi, temperatur, voltage drop, dan perangkat proteksi harus dihitung sebagai satu sistem.

Untuk instalasi baru, lakukan pemeriksaan jalur listrik dan perhitungan kabel sebelum EV charger dipasang agar charging dapat berlangsung aman dan stabil.


Jangan Lewatkan Artikel ini!