
Kepanjangan EV Adalah Electric Vehicle, Apa Artinya?
EV adalah singkatan dari Electric Vehicle, yang dalam bahasa Indonesia berarti kendaraan listrik. Istilah ini digunakan untuk kendaraan yang menggunakan motor listrik sebagai bagian atau seluruh sistem penggeraknya.
Dalam penggunaan sehari-hari, istilah EV sering dipakai untuk menyebut mobil listrik murni. Namun secara teknis, definisinya bisa berbeda tergantung sumber. International Energy Agency (IEA), misalnya, menggunakan istilah EV untuk mencakup Battery Electric Vehicle (BEV) dan Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV).
Apa Itu EV?
Electric Vehicle atau EV adalah kendaraan yang memanfaatkan energi listrik untuk menggerakkan motor listrik. Pada mobil listrik murni, energi disimpan dalam baterai berkapasitas besar yang kemudian digunakan untuk menjalankan motor.
Berbeda dengan mobil bensin yang menggunakan internal combustion engine (ICE), BEV tidak membutuhkan mesin pembakaran internal untuk menghasilkan tenaga penggerak. Baterainya diisi melalui sumber listrik eksternal menggunakan EV charger.
Secara sederhana:
Listrik → baterai → inverter/power electronics → motor listrik → roda
Karena tidak terjadi pembakaran bahan bakar di kendaraan, mobil listrik murni tidak menghasilkan emisi langsung dari knalpot. Namun, dampak lingkungan keseluruhannya tetap dipengaruhi oleh sumber listrik yang digunakan untuk melakukan charging.
Apa Kepanjangan EV, BEV, HEV, dan PHEV?
Beberapa singkatan berikut sering ditemukan ketika membahas mobil listrik.
| Istilah | Kepanjangan | Sistem Penggerak | Charging Eksternal |
|---|---|---|---|
| EV | Electric Vehicle | Motor listrik | Tergantung jenis |
| BEV | Battery Electric Vehicle | Motor listrik saja | Ya |
| HEV | Hybrid Electric Vehicle | Mesin + motor listrik | Tidak |
| PHEV | Plug-in Hybrid Electric Vehicle | Mesin + motor listrik | Ya |
BEV adalah kendaraan listrik murni. Baterainya harus diisi melalui sumber listrik eksternal.
HEV atau mobil hybrid menggabungkan mesin pembakaran dengan motor listrik, tetapi baterainya umumnya diisi melalui mesin dan regenerative braking, bukan melalui charger eksternal.
Sementara PHEV memiliki mesin pembakaran sekaligus motor listrik dan baterai yang dapat di-charge dari sumber listrik eksternal.
Karena itu, jangan heran bila definisi EV di berbagai artikel sedikit berbeda. IEA saat ini memasukkan BEV dan PHEV dalam kategori EV, sedangkan beberapa penggunaan umum juga memasukkan HEV sebagai bagian dari keluarga kendaraan elektrifikasi.
Bagaimana Cara Kerja Mobil EV?
Pada Battery Electric Vehicle, proses kerjanya relatif sederhana.
Ketika mobil di-charge, listrik masuk melalui charge port menuju sistem charging dan baterai traksi. Energi tersebut disimpan sebagai energi listrik.
Saat pedal akselerator ditekan, energi dari baterai dialirkan melalui perangkat elektronika daya menuju motor listrik. Motor kemudian mengubah energi listrik menjadi energi mekanis untuk memutar roda.
Saat mobil melakukan deselerasi, sebagian EV juga menggunakan regenerative braking untuk mengubah kembali energi gerak menjadi listrik dan menyimpannya ke baterai.
Apakah Semua Mobil Listrik Disebut EV?
Secara umum, ya, tetapi istilah yang lebih spesifik sebaiknya digunakan untuk menghindari kebingungan.
Jika kendaraan sepenuhnya menggunakan baterai dan motor listrik, istilah yang paling tepat adalah BEV. Jika masih menggunakan mesin bensin tetapi dapat di-charge dari luar, kendaraan tersebut disebut PHEV.
Jadi, ketika masyarakat Indonesia mengatakan “mobil EV”, yang dimaksud biasanya adalah mobil listrik berbasis baterai atau BEV.
FAQ Kepanjangan EV
EV singkatan dari apa?
EV merupakan singkatan dari Electric Vehicle, atau kendaraan listrik.
Apa bedanya EV dan mobil hybrid?
Mobil listrik murni menggunakan baterai dan motor listrik sebagai penggerak utama. Mobil hybrid masih menggunakan mesin pembakaran bersama motor listrik.
Apakah EV harus di-charge?
BEV dan PHEV dapat di-charge dari sumber listrik eksternal. HEV tidak membutuhkan charging eksternal.
Apa hubungan EV dengan EV Charger?
EV charger menyediakan energi listrik yang dibutuhkan untuk mengisi baterai kendaraan plug-in seperti BEV dan PHEV.
Kesimpulan
Kepanjangan EV adalah Electric Vehicle atau kendaraan listrik. Untuk memahami dunia kendaraan listrik lebih jauh, istilah penting berikutnya yang perlu dipelajari adalah BEV, PHEV, baterai mobil listrik, EV charger, AC charging, dan DC fast charging.
Untuk pembahasan instalasi dan teknologi charging kendaraan listrik, EV51PRO powered by Toko Listrik 51 menyediakan edukasi mengenai EV charger dan infrastruktur kelistrikan kendaraan listrik.
